Indonesia memiliki potensi ketersediaan lahan yang cukup besar dan belum dimanfaatkan secara optimal. Data dari kajian akademis yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Lahan dan Air, Kementerian Pertanian pada tahun 2006 memperlihatkan bahwa total luas daratan Indonesia adalah sebesar 192 juta hektar, terbagi atas 123 juta hektar (64,6 persen) merupakan kawasan budidaya dan 67 juta hektar sisanya (35,4 persen) merupakan kawasan lindung.

Dari total luas kawasan budidaya, yang berpotensi untuk areal pertanian seluas 101 juta hektar, meliputi lahan basah seluas 25,6 juta hektar, lahan kering tanaman semusim 25,3 juta hektar dan lahan kering tanaman tahunan 50,9 juta hektar. Sampai saat ini, dari areal yang berpotensi untuk pertanian tersebut sudah dibudidayakan menjadi areal pertanian sebesar 47 juta hektar, sehingga masih tersisa 54 juta hektar yang berpotensi untuk perluasan areal pertanian.

Potensi lahan kering di Indonesia sangat besar khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang sebagian besar atau 85% dari luas wilayahnya merupakan lahan kering. Dengan melihat potensi lahan kering khususnya di NTB, maka pengembangan teknologi pertanian yang sesuai dengan kondisi lahan kering sangat dibutuhkan untuk menjaga dan memperkuat ketahanan pangan nasional. (https://gumigora.himagrotekunram.or.id/)

Acara EKSPEDISI NASIONAL GUMI GORA ini diadakan untuk membantu mengajukan ke Gubernur Nusa Tenggara Barat terkait permasalahan pertanian yang terjadi di daerah Desa Akar – Akar, Lombok Utara, dan melestarikan lingkungan alam dengan cara melakukan penghijauan di pinggir pantai dan menanam terumbu karang, di daerah Lombok Timur.

Acara tersebut diikuti 397 delegasi dari Fakultas Agroteknologi/Agroekoteknologi seluruh Indonesia, 30 Universitas Se-Indonesia ikut turut serta dalam bagian kegiatan ini, Universitas Respati Indonesia (URINDO) mengirimkan mahasiswa terbaiknya yaitu Ali Al Fandi dan Zul Fahmi sebagai perwakilan dari mahasiswa Fakultas Pertanian dengan Program Studi Argoteknologi.

Bentuk kegiatan Ekpedisi Nasional Gumi Gora sebagai berikut :

Seminar Nasional

Seminar Nasional dihadiri oleh Kementrian Pertanian, Pemerintah Daerah beserta instansi terkait, Guru Besar serta akademisi. Acara seminar Nasional diadakan tanggal 2 April 2018

Rakornas

Rapat koordinasi nasional yang dilakukan oleh seluruh peserta yang hadir dalam rapat, pembahasan tentang pengembangan argoteknologi di lahan yang semakin sempit seperti sekarang ini, diadakan tanggal 2 April 2018

Diskusi Bareng Petani

Forum diskusi antara petani, penyuluh pertanian, dosen terkait dan mahasiswa/i Agroteknologi se-Indonesia untuk mengetahui permasalahan para petani yang mereka hadapi di lahan baik permasalahan pengelolaan dan pengoptimalan lahan kering, teknologi, pengairan pada tanaman, pemupukan tanaman,ketersediaan bahan organik tanah, hama penyakit tanaman pada lahan kering, kondisi kesuburan tanah, perubahan iklim. Diskusi Bareng Petani diadakan di hari senin 2 April 2018

Pengabdian Kepada Masyarakat

Pengabdian Masyarakat merupakan pelaksanaan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni budaya langsung kepada masyarakat secara kelembagaan melalui metode ilmiah sebagai penjabaran Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pengabdian Kepada Masyarakat diadakan pada tgl 3 April 2018

Pengenalan Budaya Lombok

Pengenalan budaya lombok ini bertujuan mengenalkan atau mempromosikan budaya Lombok kepada seluruh peserta Ekpedisi Nasional karena tujuan dari kegiatan ini selain menambah Ilmu, wawasan, serta pengetahuan bagi peserta. acara ini diadakan tgl 4 April 2018

Penanaman Terumbu Karang

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperbaiki ekosistem laut,menjadikan tempat spot wisatawan yang hoby menyelam dan menikmati keindahan bawah laut sehingga kegiatan ini diajdikan sebagai perbaikan terumbu karang yang sudah rusak atau menjadikan penanaman terumbu karang ini sebagai kegiatan untuk mendukung kehidupa hewan yg ada di laut . Acara ini diadakan tgl 5 April 2018.

Field Trip

Kegiatan Field Trip bertujuan untuk memperlihatkan, mempromosikan destinasi wisata yang ada di Lombok Timur. Objek wisata yang dikunjungi Gili Kondo, Gili Kapal, Gili Petagan dan Gili Bidara. Acara dilakukan tgl 4 -5 april

 

Ekspedisi Nasional Gumi Gora Fakultas Pertanian